Hello guys, jumpa lagi sama gue. Untuk kali ini gue akan share tentang Pengenalan diri Who Am I. Jujur pas nyari bahan tentang Who Am I itu gue bingung sampe gue pegangan tiang listrik dan kesamber Gapeduli abaikan oke, seperti yang gue bilang gue akan selalu share tentang tugas-tugas gue di Blog ini. Kalau kalian punya saran untuk topik apa yang akan gue tulis, silahkan komen dan Inshaa allah gue bakal share. To shorten the time, let's Check it out. MAKALAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN āPENGENALAN DIRIā WHO AM I Dosen Agus Wahyono, SE., MM. Disusun Oleh KELOMPOK 1 1. Ahmad Fairuzie 041701503125178 2. Dimas Aldhy 0417015031251677 3. Ria Fatimah 041701503125151 4. Siti Nadiyah 041701503125054 UNIVERSITAS SATYA NEGARA INDONESIA 2017 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat, rahmat dan karunia-Nya lah, akhirnya kami dapat menyelesaikan pembuatan Makalah ini. Makalah ini di susun guna memenuhi tugas mata kuliah Pengembangan Kepribadian. Kami mengucapkan terima kasih kepada Agus Wahyono, SE., MM. selaku dosen mata kuliah Pengembangan Kepribadian. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Kami berharap semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan Makalah ini, masih jauh dari kata sempurna. karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman kami. Oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Jakarta, 3 Oktober 2017 Kelompok 1 DAFTAR ISI COVER.......................................................................................................... 1 KATA PENGANTAR.................................................................................... 2 DAFTAR ISI................................................................................................... 3 BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang.......................................................................... 4 Rumusan Masalah...................................................................... 5 Tujuan Penulis........................................................................... 5 Metode Penulisan...................................................................... 5 BAB II PEMBAHASAN Who Am I................................................................................. 6 Metode Pengenalan Diri............................................................. 6 Manfaat Pengenalan Diri............................................................ 9 Faktor Penghambat................................................................... 10 Cara Menanggulangi Dampak Negatif........................................ 10 BAB III PENUTUP Kesimpulan............................................................................... 12 Saran........................................................................................ 12 DAFTAR PUSAKA........................................................................................ 13 BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Setiap manusia, termasuk diri kita dikaruniai pribadi yang sangat unik, yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Selain itu kita juga dikaruniai kemampuan untuk membangun pribadi sehingga kita dapat mengembangkan diri. Yang perlu kita kembangkan tentu saja adalah pribadi yang menyenangkan baik untuk diri sendiri maupun orang yang menyenangkan sangat kita butuhkan untuk membangun langkah-langkah keberhasilan dalam hidup, baik itu keberhasilan dalam pekerjaan, bisnis, karier, maupun keluarga. Sebaliknya, pribadi yang membosankan yang ātidak dapat dikenalā orang lain, akan menghadapi kesulitan dalam mengembangkan diri. Termasuk hambatan dalam mengembangkan kesuksesan dalam setiap bidang kehidupan. Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain, selain membangun pribadi yang menyenangkan; menyenangkan bagi diri sendiri, juga bagi orang lain, terutama orang-orang terdekat, rekan kerja, atasan, klien dan orang-orang yang membutuhkan pertolongan kita. Pada dasarnya setiap manusia cenderung untuk mengembangkan dirinya sendiri menjadi lebih baik, lebih matang dan lebih mantap. Namun kecenderungan seseorang untuk menimbulkan kemampuannya tidak terwujud begitu saja, tanpa ada upaya untuk pengembangan kepribadian yang dimilikinya, karena setiap manusia memiliki kemampuan dan keunikan tersendiri. Sejauh mana kepribadian terwujud sangat ditentukan oleh seberapa jauh lingkungan mendorong untuk perkembangan terhadap konsep diri seseorang dan seberapa jauh seseorang tersebut merasa dirinya perlu belajar agar lebih baik lagi. Untuk itu penting diketahui apakah perkembangan pribadi seseorang sudah mencapai tingkat optimal atau kematangan. Hal ini dapat diketahui dengan cara mengenal dirinya. Mengenal diri sendiri berarti memperoleh pengetahuan tentang totalitas diri yang tepat, yaitu menyadari kelebihan/keunggulan yang dimiliki maupun kekurangan/ kelemahan yang ada pada diri sendiri. Dengan mengenal diri sendiri secara tepat akan diketahui konsep diri yang tepat pula, dengan berupaya mengembangkan yang positif dan mengatasi/menghilangkan yang negatif. 1. Apa yang dimaksud dengan pengenalan diri? 2. Metode pengenalan diri. 3. Manfaat pengenalan diri 4. Apa saja faktor yang menghambat pengenalan diri? 5. Bagaimana cara menanggulangi dampak negatif dari kepribadian yang salah Untuk mengetahui kiat-kiat atau upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, baik untuk diri sendiri dan juga orang lain, serta bagaimana kita memaknai pribadi kita dalam hidup ini. Makalah ini menggunakan metode deskriptif, yaitu metode yang memberikan gambaran atau uraian suatu keadaan sejelas mungkin. Jenis penelitian deskriptif yang digunakan, yaitu studi pustaka. Studi pustaka merupakan penelaahan secara intensif melalui sumber data berupa buku maupun artikel yang dikutip dari media elektronik. Sistematika Penulisan Sistematika penulisan dari makalah ini ditulis secara sistematis dengan penjabaran awal, yaitu bab pendahuluan diiringi dengan latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penulisan, metode penulisan, dan sistematika penulisan. Setelah itu bab isi, dimana terdapat pengertian pengenalan diri, faktor-faktor yang menghambat pengenalan diri, metode pengenalan diri, serta manfaat pengenalan diri. Makalah ini diakhiri dengan bab penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran. BAB II PEMBAHASAN A. Definisi Pengenalan Diri Pengenalan diri adalah kesadaran dan pemahaman terhadap diri sendiri yang meliputi ; siapa aku, apa kemampuanku, apa kekuranganku, apa kelebihanku, apa perananku, dan apa keinginankuā John Robert Powers, 1977. Kesadaran dan pemahaman akan diri semakin mencerminkan prinsip hidup yang berarti kemauan diri sendiri untuk menata aspek internal diri atau sikap batin, serta aspek perilaku eksternal diri, yaitu cara seseorang menampilkan diri atau tampak sisi luar diri di presepsi orang lain. B. Definisi Menurut Para Ahli Pengenalan diri merupakan hubungan dari sikap dan juga keyakinan akan diri kita sendiri Pudjijogyanti, 19932 Pengenalan diri merupakan suatu keyakinan, pandangan atau suatu penilaian seseorang terhadap dirinya. Rini, 20041 C. Jenis-jenis Pengenalan Diri § Merasa setara dengan orang lain § Yakin dapat mengatasi segala macam masalah § Dapat menerima pujian tanpa rasa malu § Merasa tidak disukai oleh orang lain § Memiliki sikap pesimis akan setiap kompetisi Metode Pengenalan Diri Bagaimana mengenali diri sendiri? Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melakukan pengenalan diri, Yaitu Introspeksi, melihat prilaku orang lain dan meminta umpan balik atau masukan dari orang lain. Namun sebelum menetapkan dari tiga cara tersebut, pertama tama yang harus dilakukan adalah menanamkan kesadaran kedalam diri bahwa setiap orang mempunyai sejumlah ide, anggapan, keyakinan dan nilai ā nilai. Dalam kegiatan ini, kita akan mencoba menjawab pertanyaan āSiapa Diriku?ā dengan memakai gagasan Jendela Johari sebagai Metode pendekatan nya. Setiap orang mempunyai empat ābilikā diri, yaitu Bagian dari diri seseorang yang diketahui Orang itu sendiri dan juga diketahui oleh orang lain 2. Pribadi tak tahu diri / buta Bagian dari diri seseorang yang tak disadari atau tak diketahui oleh dirinya sendiri tetapi orang lain dapat mengetahuinya Bagian dari diri seseorang yang di ketahui Orang itu sendiri tapi tidak ditunjukan atau dikenalkan kepada orang lain 4. Pribadi yang tak dikenal siapapun Bagian dari diri seseorang yang tak di sadari atau diketahui oleh dirinya sendiri maupun orang lain. Selanjutnya kita juga menggunakan gagasan Menurut Hipoctrates dan Galenus yang dibagi menjadi empat macam a. Sanguinis, dipengaruhi oleh darah Orang dengan tipe kepribadian Sanguinis cenderung terbuka bahkan mungkin super terbukaā. Mereka juga suka berbicara, mudah menyesuaikan diri, ramah, hangat, humoris, dan reponsif. Orang-orang Sanguinis sangat suka bergaul dan spontan, jarang kuatir dengan masa lalu atau masa depan, dan lebih menikmati kegembiraan hari-hari yang dilaluinya dibandingkan dengan tipe kepribadian lainnya. Orang-orang Sanguinis jarang berpikir berat; mereka lebih sering menafsirkan kejadian-kejadian yang ada dengan cepat. Seringkali mereka mendapatkan masalah dari keputusannya sendiri, karena mereka jarang mengantisipasi pilihan atau tindakan mereka. Perasaan mereka lebih mendominasi dalam segala hal, sehingga menjurus pada keputusan-keputusan yang bersifat emosional. Pada dasarnya, orang-orang Sanguinis adalah pribadi yang gembira, mudah membuat orang lain tertawa, dan bisa menyemangati orang lain. Sayangnya, mereka cenderung bersifat impulsif bertindak sesuai emosi atau sesuai keinginannya. b. Koleris, dipengaruhi oleh empedu kuning Tipe kepribadian Koleris juga merupakan tipe kepribadian yang terbuka, tapi tingkat keterbukaannya lebih rendah dari tipe Sanguinis yang notabene super terbukaā. Orang-orang Koleris adalah pribadi yang aktif, pekerja keras, ambisius, Mereka cenderung bersifat keras kepala, dikarenakan kemauannya yang keras. Jika seseorang mempunyai tipe kepribadian Koleris, maka kata kompromiā tidak ada di kamus mereka. Orang-orang Koleris tidak bisa diajak kompromi, kecuali kompromi itu bermanfaat bagi diri mereka sendiri. Mereka mempunyai tujuan untuk segala sesuatu, mulai dari kesehatan jasmani sampai tingkah laku. c. Melankolis, dipengaruhi oleh empedu hitam Tak diragukan lagi, tipe kepribadian Melankolis adalah tipe kepribadian yang paling berbakat, sekalipun mereka adalah tipe terakhir yang menghargai bakat mereka sendiri. Pada dasarnya, mereka adalah orang-orang yang tertutup. Mereka cenderung memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi dan sangat menghargai seni. Orang-orang Melankolis adalah orang-orang yang pemurung dan gampang tersentuh. Mereka dilahirkan sebagai pribadi yang perfeksionis, analitis, sistematis, serius, rela berkorban, dan takut akan kegagalan. Mereka juga suka meremehkan diri sendiri, walaupun sebenarnya mereka adalah orang-orang yang produktif dan berbakat. Tipe Melankolis cenderung terobsesi untuk menghasilkan karya yang paling bagus dan sempurna. Mereka sangat sensitif, dan sangat mudah dikuasai oleh perasaan. Seringkali, perasaan yang mendasari kehidupan sehari-harinya adalah perasaan murung. d. Plegmatis, dipengaruhi oleh cairan limpha Selain tipe Melankolis, tipe Plegmatis juga merupakan tipe kepribadian yang tertutup. Mereka nyaris tidak pernah marah. Mereka cinta damai dan tidak suka terlibat dalam pertengkaran. Orang-orang Plegmatis adalah orang-orang yang pemalu dan tidak ingin menonjol di keramaian. Mereka dilahirkan dengan bakat diplomasi; kalau mereka mempunyai kekurangan, akan mereka kemukakan dengan cara sediplomatis mungkin. Orang-orang Plegmatis mempunyai pembawaan yang tenang dan kalem; mereka juga dicintai oleh anak-anak. Mereka juga bisa membuat orang-orang tertawa dengan sifat humorisnya. Kadang, mereka tampak tidak beremosi, jarang menampakkan perasaan sedih atau senangnya, dan naik turun emosi mereka tidak tampak dengan jelas. Mereka bisa menguasai diri mereka sendiri, introspektif, dan bisa menjadi teman yang menyenangkan. Kelamahan tipe kepribadian Plegmatis adalah mereka cenderung mencari jalan pintas dan hanya ingin mengambil mudahnya Sedangkan berdasarkan cairan yang ada dalam tubuh manusia, sifat manusia dibagi menjadi dua tipe 1. Terbuka Ekstovert meliputi sanguinis dan choleric. 2. Tertutup Introvert meliputi plegmatis dan melankolis. Manfaat Pengenalan Diri Berikut beberapa manfaat mengenali diri sendiri 1. Mampu Menentukan Jalan Hidup Dalam menjalani kehidupan, kita dihadapkan pada banyak pilihan. Mulai dari pilihan dalam berkarir, asmara, tempat berlibur, dan lain sebagainya. Bila kita sudah mengenali diri sendiri, tentu kita jauh lebih mudah menentukan pilihan yang tepat. Ambil contoh kecilnya kita menyukai menulis, tentu kita dapat dengan mudah memilih berkarir di dunia tulis menulis. Sebagai manusia biasa, tentu kita dihadapkan pada beberapa masalah entah itu masalah ringan maupun rumit. Kita akan lebih mudah mencari solusi tepat jika sudah mengenali diri sendiri. Ibarat orang sakit, obatnya beda-beda kan? Semisal dalam menyelesaikan masalah Anda butuh masukan orang lain, tentu Anda akan lebih mudah menyelesaikan masalah dengan meminta saran dari orang terdekat yang sudah menjadi pilihan Anda. 3. Membantu Berkompromi dengan Diri Sendiri Masih terkait dengan masalah. Ketika kita dihadapkan pada sebuah masalah, dengan keberhasilan kita mengenali diri sendiri akan membantu kita untuk berkompromi dengan diri sendiri dan orang lain dalam berbagai situasi. 4. Mampu Hidup Bermasayarakat Dalam hidup bermasyarakat, tentu kita dihadapkan pada ragam kepribadian. Beda kepribadian, cara bersosialisasinya juga beda. Untuk memahami kepribadian orang lain, tentu kita juga harus bisa mengenali kepribadian kita dulu. Bagaimana bisa mengenal orang lain dengan baik kalau belum bisa mengenal diri sendiri? 5. Mampu Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing individu memiliki kelebihan dan kekurangan. Saat mencoba mengenali diri sendiri, kita akan mengetahui kelebihan dan kekurangan yang kita miliki. Kita bisa meningkatkan kelebihan dan memperbaiki kekurangan. Bukankah hal ini sangat bermanfaat untuk kita? 6. Mampu Menerima Kondisi Diri Ketika kita mulai mengerti kelebihan dan kekurangan yang kita punya, tentu kita turut terbantu pula untuk menerima ikhlas segala kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Begitu juga keikhlasan menerima dan bertoleransi terhadap kelebihan dan kelemahan orang lain. Supaya tidak ada perasaan iri maupun cemburu berlebih yang memberikan efek buruk. 7. Mampu Mengetahui Potensi Diri Saat mencoba mengenali diri, tentu kita mendapati beberapa potensi yang kita punya. Dengan mengetahui potensi-potensi yang ada pada diri, kita bisa mengoptimalkannya untuk kesuksesan dalam karir maupun kehidupan. Berikut beberapa faktor yang menghambat seseorang untuk mengenal atau memahami dirinya sendiri 1. Tidak punya tujuan hidup yang jelas 2. Individu kurang termotivasi 3. Keengganan untuk menelaah diri sendiri takut menerima kenyataan karena memiliki kelemahan / kekurangan Bagaimana cara menanggulangi dampak negatif dari kepribadian yang salah Percaya diri memberikan kita kebebasan untuk melakukan kesalahan dan mengatasi dengan kegagalan tanpa membuat diri kita tidak berharga. Dengan kepercayaan diri, secara tidak langsung dapat meningkatkan kepercayaan diri kepada orang lain juga. Namun seperti kata pepatah,āPractice makes a man perfect.ā Jadi yang harus dilakukan mahasiswa adalah mencoba dan mengimplentasikan hal-hal berikut dalam kehidupan sehari-hari 1. Kenali rasa ketidaknyamanan. Kenali apa yang tidak anda sukai, yang membuat anda kurang nyaman dan cari solusinya. 2. Kenali kesuksesan. Mengenali kesuksesan dan apa kelebihan anda. Kembangkan dengan ikhtiar dan percaya diri. 3. Bersyukurlah atas apa yang sudah dimiliki. Rasa syukur menjadikan kita percaya diri atas apa yang sudah dimiliki. 4. Selalu berpikiran positif. Pemikiran positif berpengaruh pada keputusan yang akan diambil. 5. Berpakaian dengan rapi. Selalu berpakaian rapi dan tampil beda memberikan ciri khas khusus adanya kepercayaan diri. 6. Berjalan dengan cepat. Cara berjalan yang cepat memberi kepercayaan bahwa seseorang itu memiliki sikap cepat, tanggap, dan luwes. 7. Berikan pujian kepada orang lain. Dengan memberi pujian, kita meyakini bahwa seseorang tersebut menyukainya. 8. Duduk di bangku paling depan. Hal ini memberi keyakinan terhadap ilmu yang pasti mudah diserap. 9. Berbicaralah dan tersenyumlah. Sikap ini memberikan keyakinan bahwa kita baik-baik saja. 10. Berolahraga. Dengan berolahraga jasmani akan terasa lebih sehat dan kepercayaan diri akan bertambah. Mempertahankan percaya diri penting, karena tidak selamanya mahasiswa akan terus percaya diri. Apalagi ketika mahasiswa menghadapi hal yang baru dalam kehidupannya. Jadi yang harus dilakukan mahasiswa, yaitu 1. Perluas ilmu pengetahuan Apapun yang ingin dilakukan, kalau mahasiswa mempunyai pengetahuan yang baik, maka mahasiswa tersebut pasti tampil percaya diri. 2. Rayakan kesuksesan masa lalu Rayakanlah kesuksesan di masa lalu dengan bersyukur. Perkuat keyakinan melalui sugesti dengan cara affirmasi dan visualisasi. 4. Carilah orang-orang ahli yang bisa membantu Orang-orang ahli tersebut bisa ditemukan di video, artikel, seminar, atau via telepon. Seorang ahli akan membantu memfokuskan pada tujuan dan mengendalikan untuk selalu semangat dan percaya diri. BAB III PENUTUPAN Kesimpulan Untuk mengetahui Diri sendiri sebenarnya bukanlah hal yang sulit untuk di pelajari, dijalani, dan di kembangkan. Kepribadian seseorang merupakan hal yang bisa tumbuh, dibangun dan di upayakan. Sehingga ada tahap-tahap pengembangan kepribadian, faktor penghambat dan cara menanggulangi dampak negatif dari kepribadian yang salah Saran Harapan penulis kepada para pembaca, agar dapat memberi sebuah kritikan atau saran terhadap Makalah ini, karena Makalah ini mempunyai suatu kelebihan dan kekurangan yang sifatnya membimbing atau mendidik DAFTAR PUSTAKA Kalau ada kesalahan penulisan tolong dimaafkan yaa, mohon kritik dan sarannya. Semoga bermanfaatWhoAm I? is a guessing game where players use yes or no questions to guess the identity of a famous person. Questions are based upon the traits and characteristics of a person everyone will be able to identify. This game works well with any size group, however the larger the group, the more fun the game becomes. Table of Contents
PENGEMBANGAN APLIKASI INSTRUMEN BK DENGAN SPREADSHEET HALAMAN 15 b. Instrumen Non Tes ā Who Am I Instrumen Non tes ā Who Am I diberikan untuk sedikit memberikan gambaran individu tentang diri mereka sendiri. Pengembangan Aplikasi Instrumen Non Tes Who Am I ini menggunakan yaitu 1 Lembar Kerja Halaman Depan 2 Lembar Kerja Entri Data 3 Lembar Kerja Laporan Secara lebih rinci dapat dijelaskan sebagai berikut 1 Lembar Kerja Halaman Depan Lembar Kerja Halaman Depan berisi daftar isian identitas, petunjuk pengisian dan soal tes who am I, secara visual dapat dilihat pada gambar 11. Gambar 11 Halaman Depan Tes Who Am I PENGEMBANGAN APLIKASI INSTRUMEN BK DENGAN SPREADSHEET HALAMAN 16 2 Lembar Kerja Entri Data Lembar kerja entri data berisi data mentah dari hasil isian siswa pada lembar halaman depan. Dalam lembar kerja entri data untuk soal positif soal pilihan pada angka 3 yang cocok dengan saya; 2 yang agak cocok dengan saya; dan 1 yang sama sekali tidak cocok dengan saya. Tetapi untuk pernyataan negatif dibalik, 1 untuk yang cocok dengan saya; 2 yang agak cocok dengan saya; dan 3 yang sama sekali tidak cocok dengan saya. Pada lembar kerja entri data ini juga langsung dianalisis skor dan diinterpretasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Gambar 12 Analisis Tes Who Am I 3 Lembar Kerja Laporan Lembar kerja laporan berisi laporan hasil analisis tes Who Am I yang dikemas dalam format siap cetak. Format Laporan Hasil tes Who Am I dapat disesuaikan dengan kebutuhan, pada laporan yang dibuat ini terdiri atas 1 Lembaga Penyelenggara; 2 Identitas; 3. Keterangan; 4. Konselor Penanggung Jawab, secara visual laporan dapat dilihat pada gambar 13, gambar 14 dan 15 laporan individu dan kelompok untuk visual laporan siap cetak. PENGEMBANGAN APLIKASI INSTRUMEN BK DENGAN SPREADSHEET HALAMAN 17 Gambar 13 Laporan Tes Who Am I Gambar 14 Laporan Tes Who Am I siap Cetak PENGEMBANGAN APLIKASI INSTRUMEN BK DENGAN SPREADSHEET HALAMAN 18 PENGEMBANGAN APLIKASI INSTRUMEN BK DENGAN SPREADSHEET HALAMAN 19 PENUTUP Secara ringkas uraian diatas dapat disimpulkan dalam beberapa point-point seperti dibawah ļ· Perangkat teknologi komputer non internet spreedsheets Microsof Excel selain berpotensi digunakan oleh konselor untuk tata kearsipan, data organisasi, informasi klien; dan penelitian juga dapat digunakan untuk membuat program aplikasi asesmen bimbingan dan konseling baik tes maupun non tes. ļ· Cara mengembangkan Aplikasi instrumen bimbingan dan konseling bagi konselor sekolah adalah dengan mengadopsi instrumen tes atau non tes yang sudah ada ke dalam program microsoft excel dengan mengoptimalkan fungsi option button. ļ· Keterbatasan kemampuan konselor sekolah dalam mengoperasikan komputer dengan program aplikasi perkantoran dapat dioptimalkan dengan membuat aplikasi instrumen asesmen bimbingan dan konseling atau sejenisnya. ļ· Pengembangan aplikasi instrumen asesmen bimbingan dan konseling dalam contoh ini berbentuk skala pada tes multiple intelligence berbasis komputer dalam penelusuran minat bagi anak SMA, dan berbentuk kuesioner atau inventori pada instrumen asesmen non tes Who Am I. Sedangkan saran untuk mengoptimalkan penguasaan komputer khususnya aplikasi program perkantoran untuk membuat program aplikasi asesmen bimbingan dan konseling antara lain ļ· Konselor sekolah atau dosen bimbingan dan konseling yang lebih mampu mengoperasikan komputer terus berinovasi mencari solusi untuk mengembangkan aplikasi instrumen untuk keperluan asesmen dalam bimbingan dan konseling dengan program-program yang sederhana dan telah sering digunakan oleh konselor di sekolah. ļ· Hasil temuan inovasi berupa pengetahuan, produk asesmen dan keterampilan segera dapat disebarluaskan melalui bebera publikasi seperti media masa baik cetak maupun elektronik, jurnal, internet, website, blog, mailinglist, maupun email kepada konselor sekolah dimanapun berapa. ļ· Kalau sekiranya diperlukan dapat disosialisasikan melalui seminar, lokakarya, workshop maupun pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan konselor sekolah berkaitan dengan pengembangan aplikasi instrumen asesmen menggunakan program komputer sederhana. PENGEMBANGAN APLIKASI INSTRUMEN BK DENGAN SPREADSHEET HALAMAN 20 DAFTAR PUSTAKA Bruce, Shertzer Shelley C. Stone. 1981. Fundamentals of Guidance. Boston Houghton Mifflin. Cabaniss, Katherine. 2003. Computer-related Technology Use by Counselor in the New Millenium Journal of Technology in Counseling. 1 1 Online. http http http http PB ABKIN, 2007. Penataan Pendidikan Profesional Konselor dan Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal.. Direktorat Pendidikan Tinggi. Jakarta Dirjen Dikti Depdiknas PB ABKIN, 2007. Standard Kompetensi Konselor Indonesia. Direktorat Pendidikan Tinggi. Jakarta Dirjen Dikti Depdiknas Robert L. Gibson Marianne H. Michell. 1981. Introduction to guidance. New York. Macmillan Publishing Co., Inc. Triyanto, Agus. 2006. Aplikasi Teknologi Komputer untuk Bimbingan dan Konseling, dalam Paradigma Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, No. 01 Tahun I, Januari 2006.
contohesai who am i Chris Nawaz Leeds-Bradford speech topics who am i example of who am i essay - who am i no system is safe reaction paper, cdr sample on structural engineer who am i, London who am i essay for police officer. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Salah satu penyebab masalah timbul karna ketidaktauan. Saat kita tidak menyadari apa yang kita perbuat disitulah terkadang masalah itu datang. Banyak hal yang telah kita lewati dalam hidup ini, pengalaman yang berbeda-berbeda bagi setiap orang tentu memberikan kita hikmat dan kebijaksanaan. Kelebihan dan kekurangan yang berbeda terhadap semua orang menuntun kita hidup sebagai makhluk sosial. Kita hidup saling berketergantungan dan melengkapi antara yang satu dengan yang sebagai manusia-sering kali berjalan tanpa tau arah tujuan. Akal dan pikiran yang diberikan sang Maha Kuasa terkadang kita tidak mempergunakannya dengan baik. Kita sering juga gagal memahami hakikat kita sebagai ciftaan yang paling sempurna. Perjalanan hidup sering kali terjadi dalam bentuk kesia-siaan. Diam adalah suatu kebiasaan yang terkadang paling menyenangkan hidup dalam mimpi. Berkhayal juga tak luput dari suatu kebiasaan yang kita lakukan setiap harinya. Dalam hidup! Kita sering hanya sebatas berimajinasi untuk mencari teori-seperti apa masa depan kita kelak nantinya. Kita disibukkan dalam angan-angan dan mimpi yang tak kunjung jadi nyata. Mencari tujuan dan makna hidup dalam pikiran adalah suatu hal yang tidak terlepas dari hidup. Namun sering kali kita tidak mau menjadikannya menjadi sebuah realita. Pada hal keinginan yang diberengi dengan tekat yang kuat mampu mengantarkan kita pada tujuan kecil tentu kita mengalami pengalaman yang berbeda-beda. Kisah saya mungkin bisa menjadi gambaran tentang apa yang ingin aku maksud dalam tulisan ini. Saya dulu pernah pertama kali bercita-cita sejak kecil di usia 12 tahun. Saat itu masih duduk dibangku kelas 5 Sekolah Dasar SD. Saya bercita-cita jadi kepala pimpinan di salah satu perusahaan tersebut timbul dalam benak saya. Namun keinginan itu dipengaruhi berdasarkan apa yang ditanyangkan dalam sebuah fillm sinetron di stasium TV RCTI. Dalam sinetron tersebut seorang kepala perusahaan sangat di segani oleh karyawan-karyawannya. Berbeda pula saat saya memasuki kejenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama SMP cita-cita saya berubah. Saya bercita-cita jadi seorang dokter, dimana seorang dokter identik sebagai penyelamat kedua nyawa manusia selain Tuhan. Dalam pandangan saya saat itu Dokter adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk praktik dalam seni penyembuhan pun tetap terjadi, saat saya memasuki dan duduk di bangku kelas 2 Sekolah Menengah Atas, cita-cita saya berubah lagi. Saya bercita-cita jadi seorang Profesor di bidang keilmuan Kimia. Cita-cita tersebut di dasari rasa cinta terhadap pelajaran kimia. Rasa cinta tersebut juga didukung oleh guru yang saya senangi pak Frengki Julham sihombing. Saya terkengkang oleh doktrin bapak itu, sehingga timbul keinginan besar untuk mengapai cita-cita jadi profesor. 1 2 3 4 Lihat Filsafat Selengkapnya ContohEssay Tentang Who Am I - Essay, Research paper, Coursework, Discussion Board Post, Questions-Answers, Case Study, Term paper, Powerpoint Presentation, ResearchEssay Siapa Aku? Who am I? Pertanyaan siapa aku sebenarnya adalah sebuah sebuah kalimat tanya yang sangat sederhana dengan hanya memiliki 3 unsur kata saja. Tapi, kalimat tanya ini dapat membuat si penjawab merasa kesulitan untuk menjawabnya. Apa yang sulit?. Bila kita dapat meresapi dengan benar arti dari kata-kata tersebut, kita dapat menemukan sebuah jawaban yang cukup rumit. Kalimat tanya ini bukan hanya sekedar menanyakan nama atau identitas seseorang sebagai warga atau sebagai anak dari sebuah keluarga. Kita perlu melihat jauh lebih dalam lagi ke diri kita sendiri. Mengenal siapa diri kita menjawab pertanyaan yang terlihat sederhana itu, Aku mencoba mengenali diri dan adalah seorang anak perempuan dari seorang ayah yang bijaksana dan seorang ibu yang baik hati. Aku adalah seorang kakak yang mempunyai satu adik perempuan yang ceria dan bersemangat. Aku adalah seorang mahasiswi di salah satu institut teknologi terkemuka di negaraku. Aku adalah seorang warga dari salah satu negara di dunia ini. Aku adalah seseorang yang suka berkreasi dan berinovasi. Aku suka mencoba hal-hal baru tapi cepat sekali merasa bosan. Aku orang yang selalu ingin hal yang terbaik di setiap pekerjaan yang aku lakukan. Aku bertanggung jawab atas semua hal yang aku kerjakan. Aku sangat tidak suka menunggu tapi sayangnya aku sendiri kurang dapat disiplin dengan waktu. Aku suka mengerjakan banyak hal dan menjadi dominan. Aku suka hal yang sempurna tanpa cela dan keteraturan. Aku benci hal yang membingungkan dan tidak dapat dijelaskan. Aku orang yang tegas dan keras. Aku orang yang kurang peka dan egois. Aku adalah orang yang dapat dipercaya dan dapat diberi tanggung jawab. Aku suka hal yang dinamis dan tidak membosankan. Aku adalah orang yang mempunyai segudang mimpi yang ingin diraih. Dan aku mempunyai daftar untuk itu. Salah satu obsesi terbesarku adalah menjadi seorang duta besar Indonesia di negara asing. Oleh karena itu, aku sangat terbuka kepada pengetahuan bahasa asing dan budaya asing. Aku tidak hanya berharap orang tuaku bangga tapi juga negarku bangga terhadapku. Politik dan sosial budaya sangat menarik perhatianku. Meskipun aku mempelajari secara langsung kedua bidang tersebut, tapi aku selalu berusaha untuk tidak tertinggal. Aku adalah orang yang sangat ingin merubah anggapan politik kotor di negaraku menjadi politik yang bersih dan sehat. Hambatan terbesarku adalah rasa bosan. Rasa bosan ini membuatku merasa malas dan tidak menyukai pekerjaan yang kulakukan. Aku kurang dapat mempercayai orang sehingga sebagian besar pekerjaan kulakukan sendiri yang akhirnya membuatku stress. Aku sangat peka terhadap kritik dan pujian. Aku adalah lebih banyak lagi jawaban untuk pertanyaan siapa aku?. Tidak akan cukup hanya dengan satu lembar untuk menjawabnya. Tapi, hal yang menurutku paling penting disini adalah tidak penting apa anggapan orang terhadapmu selama kamu dapat mengenal siapa dirimu karena sejatinya manusia tidak pernah memikirkan orang lain selain dirinya sendiri. Sekarang, Siapa kamu?1AdBXg.